Sabtu, 06 November 2010

RISET PEMASARAN



’’RISET PEMASARAN”

A. PENGERTIAN RISET PEMASARAN

Riset Pemasaran atau Marketing Research adalah kegiatan penelitian di bidang pemasaran yang dilaukan secara sistematis muali dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan data, pengolahan data, dan interprestasi penelitian hasil penelitian. Kesemuanya ini ditujukan untuk masukan pihak manajemen dalam rangka identifikasi masalah dan pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah. Hasil riset pemasran ini dapat dipakai untuk perumusan strategi pemasaran dalam merebut peluang pasar.

Maksud tindakan yang sistematis adalah suatu tindakan yang dilakukan secara teratur dan konsisten, didasarkan atas kegiatan-kegiatan yang ilmiah serta dapat dibuktikan kebenarannya. Untuk kegiatan riset pemasaran, kegiatan yang sistematis meliputi berbagai kegiatan, mulai dari perumusan masalah, pengumpulan data, analisis data serta pengujian hipotesis.

B. TUJUAN RISET PEMASARAN

Mendapatkan informasi yang akurat sehingga dapat menjelaskan secara obyektif kenyataan yang ada,

Bebas dari pengaruh keinginan pribadi (political biases), “Find it and tell it like it is”.

Identifikasi, pengumpulan data, analisis dan interprestasi hasil penelitian:

Identifikasi, meliputi kegiatan identifikasi mulai dari masalah manajemen sampai merumuskannya kedalam bentuk masalah riset pemasaran (marketing riset problems),

Gunakan metode yang tepat untuk pengumpulan data,

Gunakan metode analisis yang tepat,

Interprestasikan.

Riset pemasaran sebagai alat untuk membantu Manager Pemasaran menghubungkan antara:

KONSUMEN

VARIABEL LINGKUNGAN

PEMASARAN

Dapat di kontrol: Tidak dapat dikontrol:

- Produk - Kondisi Ekonomi

- Harga - Teknologi

- Promosi - Peraturan Pemerintah

- Distribusi - Politik

- Kompetisi

- Perubahan Sosial

C. PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Proses pengambilan keputusan meliputi 6 kegiatan utama, yaitu:

1. Tentukan masalah pemasaran,

2. Tentukan variabel-variabel yang termasuk dalam kategori variabel yang dapat dikontroldan tidak dapat dikontrol,

3. Kumpulkan semua informasi yang relevan,

4. Pilih alternatif yang terbaik,

5. Kembangkan dan implementasikan rencana pemasaran,

6. Evaluasi keputusan yang telah diambil berikut proses maupun hasilnya.

KASUS 1:

PENELITIAN MENGENAI KINERJA KARTU KREDIT X

Tujuan:

Meningkatkan pangsa pasar,

Menjadi pemimpin pasar.

Variabel-variabel yang dapat dikontrol:

Iuran tahunan(Annual Fee),

Tingkat bunga (Interest Rate),

Masa Tenggang (Grace Period),

Penampilan kartu itu sendiri berikut mamfaatnya.

Variabelvariabel yang tidak dapat dikontrol:

Tingkat persaingan (Competition),

Kondisi sosial ekonomi,

Pola konsumsi pemegang kartu kredit tersebut.

Identifikasi masalah penelitian:

Contoh: ”Penelitian mengenai preferensi konsumen pemegang kartu kredit”.

Tujuan penelitian untuk memecahkan masalah mengenai:

1. Desain ulang penelitian kartu kredit untuk memenuhi keinginan konsumen,

2. Perencanaan secara rinci mengenai rencana pemasaran. Kegiatan ini meliputi:

a. Memperkenalkan kartu kredit yang telah didesain ulang,

b. Memantau pangsa pasar dari kartu kredit yang telah didesain ulang.

D. KLASIFIKASI RISET PEMASARAN

1. Riset untuk identifikasi masalah:

Riset yang diadakan untuk mengidentifikasi masalah. Masalah ini tidak harus ada saat ini, tetapi kemungkinan besar akan muncul di masa yang akan datang,

2. Riset untuk pemecahan masalah:

Riset yang diadakan untuk menolong memecahkan masalah yang lebih spesifik didalam pemasaran.

Diagram 1.1. Riset untuk identifikasi dan pemecahan masalah:

RISET UNTUK IDENTIFIKASI RISET UNTUK PEMECAHAN

MASALAH: MASALAH:

Riset Potensi Pasar . Riset Segmentasi

Riset pangsa pasar . Riset mengenai produk

Riset kesan . Riset mengenai harga

Riset karakteristik harga . Riset mengenai promosi

Riset mengenai penjualan . Riset mengenai distribusi

Riset tren bisnis

Riset peramalan

E. P ENYEDIA JASA DAN PRODUK UNTUK RISET PEMASARAN

Memberikan semua informasi yang dibutuhkan untuk proses pengambilan keputusan dibidang pemasaran. Penyedia riset (Research Suppliers) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Penyedia internal (Internal Supplier) adalah divisi riset pemasaran yang ada didalam perusahaan.

Strukturnya:

- Sentralisasi,

- Desentralisasi

2. Penyedia Eksternal (Eksternal Supplier)

Lembaga riset pemasaran di luar perusahaan. Lembaga ini dapat dibedakan berdasarkan kegiatan pelayanan yang diberikan.

a. Penyedia Jasa Riset Secara penuh (Full Service Suppliers),dapat dibentuk:

Penyedia jasa berbentuk sindikat(Cyndicated services)

Penyedia jasa yang telah distandarisasi(Standarized Service),

Penyedia jasa sesuai keinginan konsumen(Customized Services)

b. Penyedia Jasa Secara Terbatas (Limited Service Suppliers):

Jasa pelayanan lapangan

Koding

Jasa pelayanan desain

Jasa pelayanan analisis data

Jasa pelayanan mengenai produk dan merek.

F. PROSES RISET PEMASARAN

1. Penentuan Masalah

2. Merumuskan Kerangka Teori

3. Formulasi Desain Riset

4. Kegiatan lapangan dan pengumpulan data

5. Persiapan dan analisis data

6. Pembuatan laporan dan presentasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar